Arsip untuk Februari, 2008
cerita dari gunung
Ditulis ivholack di Bacaan Ringan pada Februari 3, 2008
Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”. Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?” Jawaban yang terdengar, “Hei! Siapa kau?” Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, “Pengecut kamu!”
Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, “Apa yang terjadi?” Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan.” Lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” Suara di kejauhan menjawab, Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Suara itu menjawab, “Kamu sang juara!” Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah gema, tapi sesungguhnya itulah kehidupan.”
Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, yah. tingkatkan kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu.
Bicara dengan Bahasa Hati
Ditulis ivholack di Bacaan Ringan pada Februari 3, 2008
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda. Bicaralah dengan bahasa hati, maka akan sampai ke hati pula. Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan betapatajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya.Anda tak kan dapat menghentikan tangis seorang bayi hanya dengan merengkuhnya dalam lengan yang kuat. Atau, membujuknya dengan berbagai gula-gula dan ata-kata manis. Anda harus mendekapnya hingga ia merasakan detak jantung yang tenang jauh di dalam dada anda. Mulailah dengan melembutkan hati sebelum memberikannya pada keberhasilan anda.
batu kecil
Ditulis ivholack di Bacaan Ringan pada Februari 3, 2008
Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, temannya menengadah ke atas? Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya. Alloh kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali Alloh melimpahi kita dengan rahmat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepadaNya, Alloh sering menjatuhkan “batu kecil” kepada kita.
Tuhan sayang Ya Tuhan Sayang………
Ditulis ivholack di Bacaan Ringan pada Februari 1, 2008
Tuhanku……
Ajari aku memahami garis takdir yang KAU tentukan buatku
Bimbinglah aku menapaki jalan yang Kau tetapkan bagiku
Tak ada yang ku sesali, karena kuyakin akan kekuasaanMU
Tak satupun yang ku ragukan segala ketentuanMU
Didalam ketidak tahuanku, kuyakin disana bertahta yang terbaik dari MU
Dalam ketidak inginanku, kupasti KAU berikan yang terbaik buatkuTapi Tuhanku.
Kelemahan imanku selalu bertanya
Bagaimana kuharus jalani bentangan sisa hidupku
Ketika orang lain telah sudah sampai, aku baru saja memulai
Ketika orang lain memetik, aku masih saja menebar semai
Ya Tuhan.
Mungkinkah Kau takdirkan aku menjadi mata air yang terus mengalir?
Penghilang dahaga siapa saja?
Atau Memang KAU jadikan aku pohon yang tak henti berbuah
Untuk santapan semua orang yang singgah
Aku bersyukur Ya Allah, bila itu tugas hidupku
Biar ku pangkas segala dahaga yang masih kupunya
Bila aku memang penghilang rasa dahaga semua siapa
Biar kutebas hasratku untuk berteduh
Bilaku memang KAU takdirkan menjadi tempat berteduh.
Tak akan ada lagi kata minta, yang terucap
Bila aku KAU takdirkan jadi pemberi.
Trimakasih Tuhanku.
PutNus
10-11-2004